PLN Belum Tertarik Buat Mobil Listrik

Jakarta – Pernah membuat tiga prototipe mobil listrik, PLN belum berencana untuk kembali terlibat membuat mobil ramah lingkungan. PLN saat ini hanya akan ikut menyediakan stasiun pengisian listrik (SPLU) di beberapa titik di Indonesia untuk mempermudah para pengendara saat kehabisan baterai di jalan.

“Kita tahun 2010 pernah mensponsori tiga unit mobil listrik yang modelnya mirip Avanza dikecilin itu. Sekarang 3 mobil itu ada di Puslitbang kita coba teliti perilaku pemakaian, kebutuhan pengisian berapa km,” jata Pengarah Tim Kendaraan Listrik PLN Doddy B Pangaribuan kepada detikOto, Selasa (31/7/2018).

“Terkait pengembangan kendaraan listrik sampai saat ini, PLN hanya akan terjun di bisnis SPLU kalo bikin nggak lah kita serahkan ke industri. Intinya kalau nanti dikembangkan PLN sudah siap,” lanjut Doddy.

PLN diketahui telah memiliki 1.500 titik pengisian listrik untuk sepeda motor sementara untuk mobil untuk umum hanya ada satu di kawasan Gambir.

Tidak membuat mobil listrik tak berarti PLN acuh terhadap pengembangan mobil listrik. Baru-baru ini PLN ikut berpartisipasi dalam mensponsori mobil listrik ITS BLITS untuk berkeliling Indonesia dalam rangka uji coba sebelum mobil listrik offroad itu mengikuti ajang Rally Dakar.

BLITS bakal menjelajah 15.000 km keliling Indonesia sekaligus mengetahui apa kekurangan mobil tersebut. (dry/lth)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Suzuki Optimis Capai Target Penjualan Tahun ini

Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) selaku agen pemegang merek Suzuki di Indonesia menilai optimis atas target penjualan hingga akhir tahun ini tercapai. Hal itu melihat pada kondisi ekonomi dan politik yang kondusif sehingga dalam hal bisnis industri otomotif di tahun ini tidak terpengaruh buruk.

Melihat kondisi di tahun 2018 yang merupakan tahun politik, seperti Pilkada yang terbukti berjalan kondusif, membuat dunia bisnis otomotif tidak terlalu terusik. Marketing Director 4W PT SIS, Donny Ismi Saputra berharap di semester berikutnya, kondisi dalam negeri masih berjalan kondusif sehingga bisa mencapai target penjualan.

“Kalau kita lihat di semester kedua, kami cukup optimis ya, kenapa? Kalau kita lihat pengalaman semester pertama saat Pilkada kan berjalan lancar, Alhamdulillah. Kemudian kondisi juga kondusif, harapan kita kedepannya juga saat kondisi Pilpres juga tidar telalu jauh berbeda. Kita harapkan semuanya berjalan dengan lancar, agar tidak terlalu berpengaruh banyak di dunia bisnis, sehingga kami bisa tumbuh lagi nih di target tahun ini di semester kedua. Target pertumbuhannya nanti kita bicarakan saat GIIAS,” ujar Donny saat berbincang dengan wartawan di Jakarta.

Selain daripada itu banyak faktor lain yang membuat penjualan industri otomotif terus tumbuh. Menurut Donny, ada tiga hal yang dapat menstimulus pasar, pertama adalah regulasi pemerintah dan yang kedua adalah kondisi ekonomi. Keduanya memang pihak ATPM tidak dapat mengendalikan. Namun ada faktor lain yaitu dengan Suzuki menawarkan produk dengan meluncurkan produk-produk penyegaran yang membuat Suzuki makin optimis dapat mendongkrak penjualan melebihi tahun sebelumnya.

“Kalau kita lihat dari tahun lalu semester pertama ini kita naik 1,3 persen secara volume, jadi slidely better. Mungkin ada beberapa faktor, kalau kita lihat sebetulnya ada tiga hal yang menstimulus pasar. Pertama adalah regulasi, dalam bentuk misalnya kebijakan LCGC. Kedua adalah kondisi ekonomi kita pertumbuhannya sangat pesat. Terakhir itu adalah biasanya penawaran produk baru yang ditawarkan oleh ATPM-lah. Dari ketiga stimulus itu, 2 faktor pertama tadi, regulasi dan kondisi ekonomi itu kan memang tidak dapat diprediksi. Jadi kita yang bisa usahakan adalah faktor penawaran produk. Nah di awal tahun Januari kemarin kita udah launching Ignis, walaupun seberanya Ignis sendiri dari tahun sebelumnya kan. Nah, tahun ini kita pakainya Ignis Sport Edition,” papar Donny.

Sementara itu, Sales Director 4w PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Makmur mengungkapkan target penjualan Suzuki tahun ini adalah 11 persen dari target penjualan seluruh merek. Dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut memang mengalami kenaikan 0,10 persen dan Suzuki terus optimis mengejar target tersebut yang memang selama ini terus mengalami pertumbuhan selama bertahun-tahun.

“Sampai akhir tahun secara keseluruhan target penjualan Suzuki adalah 11 persen dari market share . Kan kalau kita lihat tahun lalu itu 10 persen, dan tahun sebelumnya sekitar 9,4 persen. Nah ini yang kita harapkan dari 10 menjadi 11 persen,” ujar Makmur.

“Kalo untuk semester pertama kemarin yang sudah naik menjadi 10,2 persen, lumayan lah. Jadi memang kan market juga agak berat kan kemarin, so far hanya beberapa saja yang naik, tapi ya syukur kita masih menikmati lah kenaikannya 0,2 pesen,” tambahnya. (lth/ddn)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Honda PCX Ini Pakai Bahan CBR250RR Sengaja Impor dari Thailand

Makassar – Pon Novia Satria merasa kurang puas dengan tampilan PCX model barunya. Tak ketinggalan akal, pria asal Makassar itu memodifikasi PCX miliknya menjadi lebih elegan.

Yang paling kentara dari PCX punya Pon ini adalah knalpot kembar dan peleknya yang sengaja diimpor dari Thailand.

“Itu pelek kustom, hunting di Thailand, mirip punya CBR250RR yang twin,” ujarnya saat ditemui di Makassar.

Pelek itu dipadukan dengan ban Pirelli berukuran 3.5 di depan dan 4 di belakang.

“Kalau PCX standar kan warna peleknya hitam pekat, kurang matching. Lebih enak yang ada unsur kromnya,” ujar ketua umum PCX Owner Makassar ini.

Selain itu, bodi kit motor juga diubah. Yang menarik di bagian depan ada lampu LED warna putih yang bisa terbaca jelas kala malam hari.

“Kita kejar 1 bulan pengerjaannya pararel kita rakit di Makassar. Kalau kesulitannya di Makassar ada beberapa bahan harganya jadi mahal dan lama jadi kami bekerja sama dengan Bandung agar lebih ekonomis,” ujar Pon.

Total, Pon menghabiskan Rp 31 juta untuk modifikasi motornya. “Paling mahal di pelek Rp 6 juta satu set yang harus kita kustom di Bandung,” tutupnya. (dry/rgr)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Mau Mesin Mobil Awet? Jangan Sering-sering Parkir di Luar Rumah

Jakarta – Otolovers suka parkir mobil di pinggir jalan yang tidak beratap? Sebaiknya kebiasaan tersebut dikurangi ya. Memarkir di luar dengan udara bebas terlalu sering rupanya bisa membuat mobil cepat rusak. Kok bisa ya?

Melansir Drivespark, Minggu (29/7/2018), memarkir mobil di dalam garasi atau di gedung tidak di alam bebas membuat temperatur udara di balik kap mobil tetap stabil.

Sehingga jika suhu udara luar tiba-tiba rendah atau tinggi, temperatur di balik kap mobil tidak ikutan berubah. Selain itu, memarkir mobil di bawah lindungan atap bisa mejaga viskositas oli bekerja optimal saat mesin dinyalakan. Dengan begitu mesin bisa berputar secara halus seklaigus juga memperpanjang umur mesin.

Memarkir mobil di dalam garasi juga bisa melindungi mobil dari hujan, lumpur, debu, angin sampai panas matahari langsung. Hal itu tentunya mencegah dampak langsung kepada eksterior mobil. Mulai dari warna cat memudar, bahkan terburuknya bisa membuat karatan.

Cat mobil sama halnya dengan kulit tubuh kita. Kalau terus-terusan terkena sinar UV matahari membuat cat mobil rusak dan besi-besi teroksidasi.

Bukan hanya komponen dari besi saja yang terkena dampak langsung kalau mobil sering diparkir di tempat tak beratap. Komponen dari karet pun juga bisa terkena imbasnya. Misalnya saja seperti karet wiper, pipa, selang bisa cepat aus kalau langsung terkena cahaya matahari, hujan, angin terus-menerus.

Bagian interior mobil juga tidak bisa disepelekan. Interior mobil seperti dasbor atau jok juga bisa memudar. Bahkan paling parah bisa membuat membran di dalam sistem hiburan mobil retak.

AC juga tidak bisa berfungsi secara maksimal kalau mobil sering diparkir di luar rumah. Memarkir mobil di luar bisa membuat mobil mengikuti suhu udara di luar. Saat mesin mobil dinyalakan, AC mobil harus bekerja lebih menyesuaikan dengan temperatur udara di dalam kabin.

Alasan terakhir mengapa jangan terlalu sering memarkir mobil di luar rumah adalah keamanan, Memang tidak menjamin keamanan, namun memarkir mobil di dalam rumah setidaknya bisa mengurangi risiko kehilangan mobil atau menghindari mobil terkena dampak dari kejadian tidak terduga. (dry/ddn)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Truk Baru Scania ‘Telanjang’ Ini Disapa New Truck Generation

Sabtu, 28 Jul 2018 19:43 WIB

Foto Oto

Akfa Nasrulhak – detikOto

Jakarta – PT United Tractors Tbk (UT) memperkenalkan Scania New Truck Generation (Scania NTG) kepada para mitra usahanya di Hall C3, Jl Expo Kemayoran, Jakarta.

Truk Baru Scania Telanjang Ini Disapa New Truck Generation

Acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur UT, Gidion Hasan, Direktur Marketing UT, Loudy Irwanto Ellias, Jajaran manajemen UT, Scania Senior Vice President of Trucks Sales and Marketing, Alexander Vlaskamp, serta Scania Director Mining Sales and Marketing, Sven Erik Gustafsson. Foto: Ruly Kurniawan

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Perluasan Ganjil Genap Buat Udara Makin Bersih, Ini Buktinya

Jakarta – Percobaan perluasan ganjil genap menyambut Asian Games wajib perlu diapresiasi oleh semua pengendara roda empat. Karena perluasan ganjil genap membuat udara makin bersih.

Seperti yang tercantum dalam Data Subditbin Gakkum Dit Lantas PMJ, yang diterima detikOto, Jumat (27/7/2018).

Tercatat dalam uji coba perluasan pelat nomor ganjil genap, mampu menurunkan polusi udara yang dikeluarkan kendaraan. Sebut saja CO2 mengalami penurunan sebesar 51.966.38 Ton per hari.

Selanjutnya dikatakan uji coba perluasan pelat nomor ganjil genap juga membuat bundaran Hotel Indonesia (HI) mengalami penurunan konsentrasi NP turun sebesar 14,7 persen dan konsentrasi THC turun1,37 persen.

Untuk wilayah Kepala Gading, juga dikatakan mengalami penurunan polusi udara CO sebesar 1,15 persen. Konsentrasi NO turun 7,3 persen, dan konsentrasi NO2 turun 2,01 persen.

Dan untuk wilayah Lubang Buaya Jakarta Timur konsentrasi CO mencapai 1,12 persen, dan konsentrasi NO turun 7,46 persen. Jika sudah ada dampak positif dari perluasan ganjil genap, Otolovers jangan jadi pengendara nakal yang mencoba menghalalkan segala cara agar bisa melintas di jalur ganjil genap ya.

(lth/ddn) hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Agar Tak Ada Pemalsuan Pelat Nomor Harus Ada Tilang Elektronik

Jakarta – Buat Otolovers jangan pernah melakukan tidak kejahatan mengubah pelat nomor demi bisa melintas di jalur ganjil genap ya. Karena selain bisa mendapat denda hingga Rp 500 ribu, hukuman terberat Otolovers bisa dikurung hingga 2 bulan lho.

Untuk bisa mengurangi tingkat kejahatan seperti ini, Polisi pun berharap agar tilang elektronik bisa segera diterapkan di Indonesia. Seperti yang disampaikan Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama.

“Caranya memang harus elektronik (tilang elektronik-Red) biar tidak lolos (bagi pengendara nakal-Red), karena kalau petugas (tilang manual), itu pengendara masih bisa meloloskan diri,” ujar Bayu.

Bayu juga menambahkan tilang elektronik ini satu langkah bagus untuk bisa mendorong penegakan hukum agar bisa berjalan sempurna.

“Ini (tilang elektronik-Red) agar mendorong penegakan hukum bisa berjalan. Jika sudah elektrik, pelat nomor bisa terbaca kamera, maka tidak ada pengendara yang melanggar. Ini juga alasan mengapa ada wacana untuk mengubah pelat nomor berwarna putih,” katanya.

“Kapan pelat nomor bisa berubah menjadi warna putih? Kita yang di wilayah, hanya menunggu saja dari Korlantas. Karena seperti yang diketahui Korlantas membutuhkan persiapan (untuk bisa mengubah pelat kendaraan menjadi warna putih-Red). Seperti menyediakan alat cetak TNKB, material TNKB, itu harus ada pengadaan,” tambahnya.

(lth/ddn) hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Deretan Mobil LCGC yang Tembus Rp 150 Juta

Jakarta – Mobil Low Cost Green Car (LCGC) sudah tidak murah lagi. Kalau dulu varian LCGC dengan harga di bawah Rp 100 juta masih ada beberapa pilihan, sekarang hanya tersisa Daihatsu Ayla tipe terendah saja yang dijual Rp 94,05 juta.

Sisanya berada di kisaran Rp 130 jutaan bahkan untuk varian tertinggi sekalipun ada yang mencapai Rp 150 juta lebih. Padahal saat pertama kali dibuat mobil ditujukan untuk masyarakat kalangan tertentu yang sebelumnya tidak sanggup membeli mobil.

Dalam Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau mengatur, harga LGCC sebelum pajak daerah, bea balik nama (BBN) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) setinggi-tingginya Rp 95 juta.

Namun tertulis bahwa produsen LCGC dibolehkan menaikkan harga jual setiap tahun. Ada beberapa acuan dalam menyesuaikan harga LCGC yaitu indikator ekonomi yang dicerminkan dengan besaran inflasi, nilai tukar rupiah dan/atau harga bahan baku.

Sekalipun harganya mahal, mobil dalam kategori LCGC tidak sepi peminat. Varian tertinggi mobil LCGC dengan harga lebih dari Rp 150 juta pun bisa terjual sebanyak dua puluhan ribu sepanjang tahun 2018.

Daihatsu Sigra 1.2 R AT misalnya dijual dengan harga Rp 150,65 juta, ada juga Toyota Agya 1.2 A/T TRD yang menyentuh Rp 153,95 juta. Selain itu ada Toyota Calya 1.2 G A/T dengan harga Rp 153,1 juta dan terakhir Honda Brio Satya E CVT Rp 152,5 juta.

Kalau ditotal secara keseluruhan 23.281 unit mobil LCGC dengan harga di atas Rp 150 juta laris selama semester satu tahun 2018. Jumlahnya pun mengalahkan mobil MPV varian terendah yang hanya terjual 13.821 unit. (dry/lth)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Motor Jadul Honda Ini Pernah Ditawar Rp 7 Juta

Jakarta – Untuk kesekian kalinya, motor tua masih tertangkap kamera. Hasilnya bisa buat geleng-geleng kepala nih Otolovers, bagaimana tidak karena selain tampilan masih kinclong dan kondisi mesin oke patut diacungi jempol.

Seperti Honda Astrea Prima Limited Edition kelahiran 1991 yang tertangkap kamera Agung Pratama yang berada di jalanan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.

“Motor Honda Astrea Prima Limited Edition tahun 1991 seri terakhir dari Honda Astrea Prima. Motor turun temurun 2 generasi. Sempat dijual untuk modal nikah, beberapa tahun kemudian kembali lagi (dibeli lagi),” kata Agung di pasangmata.com.

“Sempat ditawar Rp 7 juta, namun sang pemilik enggan melepas karena banyak kenangannya,” tambah Agung.

Jika Otolovers masih lihat motor jadul di jalanan langsung buru-buru ambil smartphone dan ambil gambarnya lalu kirimkan ke pasangmata.com ya.

[Gambas:Pasang Mata]

(lth/ddn) hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Orang Indonesia, Sebelum Beli Mobil Sudah Mikirin Harga Jualnya

Jakarta – Ada yang unik kalau bicara soal karakter orang Indonesia sebelum membeli mobil. Selain memilih mobil yang nyaman dan harga sesuai kantong. Ada juga pertimbangan soal harga jual kembali mobil alias resale value saat nantinya mereka bosan dan memilih untuk menjualnya.

“Anda kalau beli mobil pasti udah mikirin nanti jualnya gampang nggak, saya lihat itu masih salah satu yang masih dipikirkan,” tutur Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto di Jakarta.

Walaupun begitu, harga jual mobil bukanlah faktor penentu seseorang saat akan membeli mobil. Harga jual mobil sudah pasti turun dari tahun ke tahunnya.

Itu karena mobil merupakan benda bergerak sehingga semakin sering digunakan, maka harganya cenderung menurun. Toyota bisa dibilang salah satu produsen mobil yang memiliki nilai harga jual tinggi untuk setiap modelnya.

Misalnya saja model Avanza. Berdasarkan berbagai sumber di dunia maya, harga mobil bekas Avanza hanya berselisih sedikit daripada mobil barunya. Harga mobil baru mencapai Rp 190 jutaan sementara harga mobil bekasnya Rp 180 jutaan.

Perawatan mobil juga menjadi perhatian konsumen Indonesia sebelum membeli mobil.Kalau tempat servis susah dijangkau, tentunya orang ogah membeli mobil itu sekalipun harganya murah. Hal tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Toyota.

“Total value itu banyak salah satunya itu,” pungkas Henry. (dry/ddn)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Dolar Masih Tinggi, Toyota Mau Naikkan Harga Mobil?

Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah masih menguat. Pagi ini misalnya tercatat masih Rp 14.500. Kalau angka tersebut tidak berubah tentunya berpengaruh terhadap harga jual termasuk harga mobil.

Seperti disampaikan Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto. Kalau nilai tukar dolar terus bertahan dalam jangka waktu yang lama mau tidak mau pihaknya terpaksa menaikkan harga mobil.

“TAM perusahaan multi nasional company. Nah kalau perusahaan sebesar TAM yang mana joint venture antara Toyota dengan Astra pasti kita mengenal ama yang namanya hedging. Dimana hedging melindungi risiko atau nilai utang atau kendaraan kita terhadap fluktuasi nilai tukar. Nah itu kita lakukan. So far jadi dalam posisi kita masih aman,” ungkap Soerjo di Jakarta.

Menurutnya saat ini Toyota masih melihat-lihat situasi menunggu hingga dolar stabil. Selanjutnya baru bisa memutuskan kapan waktu yang tepat untuk menaikkan harga. Seperti diketahui, masih ada komponen Toyota yang diimpor, sehingga nilai tukar dolar terhadap rupiah tinggi berpengaruh.

“Kalau kapan mau naikin harga, kami itu masih punya dua satu itu adalah kita masih dilindungi hedging. Yang kedua adalah pemerintah lagi usaha untuk menurunkan,” kata Soerjo.

“Nah kalau kita lihat pemerintah lagi usaha, terus dia buat komite. Terus kita malah menaikkan harga, terus pada saat dolar turun, apa yang mau dilakukan oleh pelaku industri. Jadi apa yg kami lakukan adalah wait and see karena kita masih aman,” pungkas Soerjo. (dry/ddn)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Bisa Sampai Ratusan Juta, Ini Yang Bikin Motor Jadul Mahal

JakartaMotor jadul dengan harga selangit sudah banyak ditemukan saat ini di Indonesia. Faktornya adalah hukum pasar dan kondisi motor yang membuat motor jadul bisa dibanderol lebih mahal ketimbang motor baru jaman sekarang.

Bukan hal yang mengejutkan lagi jika menemukan orang menjual motor jadul yang sudah tidak lagi diproduksi oleh produsennya dengan harga setinggi langit bahkan sampai ratusan juta.

Misal, April lalu Chris Novalia menjual Yamaha RX-King 1997-nya dengan harga Rp 300 juta, atau yang terbaru, di acara Otobursa Tumpekblek ada juga yang jual motor berjuluk ‘motor maling’ itu Rp 50 juta.

“Karena sudah tidak ada lagi, semakin sedikit barangnya semakin mahal barangnya, semakin banyak barangnya semakin murah, hukum pasar,” ujar kolektor motor jadul asal Yogyakarta, Handoko, saat dihubungi detikOto, Selasa (24/7/2018).

Namun memang tidak semua motor jadul dibanderol dengan harga yang tinggi. Hanya yang kondisinya sangat mulus atau bahkan tidak pernah digunakan oleh pemiliknya jadi alasan lainnya orang berani jual motor jadul dengan harga mahal.

“Kalau harga otomatis kalau kondisinya bagus lebih mahal dari yang baru (motor jaman sekarang),” tutur Handoko. (khi/lth)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Tanpa Mobil Baru, Toyota Pamer Mobil-mobil Ini di GIIAS

Jakarta – Mobil-mobil ramah lingkungan menjadi fokus beberapa produsen mobil dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Misalnya saja Toyota. Tanpa meluncurkan produk baru, Toyota justru memilih untuk mengenalkan mobil-mobil ramah lingkungannya di Indonesia.

“Toyota kali ini di GIIAS mengutamakan dua unsur, yang pertama masa depan customer kita akan seperti apa. Kedua teknologi di masa mendatang,” ungkap Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto di Bluegrass, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

“Tapi teknologi harus sesuai dengan aturan pemerintah sekarang pemerintah arahnya fuel efficiency, kendaraan ramah lingkungan,” lanjut Soerjo.

Deretan mobil ramah lingkungan pun siap bikin sesak panggung Toyota di GIIAS tahun ini. Seperti Prius PHEV, Mirai FCEV, hingga Toyota Concept i-Series terdiri dari i-Ride, i-Walk, i-Concept yang pertama kali dikenalkan pada Tokyo Motor Show 2017 pun bakal hadir.

Toyota i WalkToyota i-Walk Foto: Rangga Rahadiansyah
Toyota Concept iToyota Concept i Foto: Rangga Rahadiansyah

Mobil-mobil itu juga dilengkapi dengan alat pendukung informasi kendaraan berteknologi ramah lingkungan.

 Concept-i Ride Concept-i Ride Foto: Rangga Rahadiansyah

Para pengunjung juga dapat mengenal soal teknologi Toyota lewat peralatan khusus yakni Hybrid X-Ray.

Toyota juga mengaku tidak memfokuskan dirinya untuk berjualan dan lebih memilih mengenalkan mobil-mobil masa depannya itu. (dry/ddn)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Bamsoet Dukung Pemerintah Berikan Insentif untuk Mobil Listrik

JakartaMobil listrik merupakan salah satu jawaban untuk menawarkan kendaraan ramah lingkungan. Tapi, sampai saat ini regulasi dan insentif untuk kendaraan listrik di Indonesia belum dikeluarkan pemerintah.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, merupakan salah satu tokoh yang mengedepankan penggunaan mobil listrik. Bamsoet kini memiliki mobil listrik Tesla.

Bamsoet sangat mendukung apabila pemerintah memberikan insentif untuk industri mobil listrik. Sebab, insentif itu penting untuk keberlangsungan penggunaan mobil listrik di Indonesia.

“Kendaraan berbahan bakar minyak itu membebani keuangan negara. Kalau pemilik kendaraan sudah bermigrasi ke kendaraan listrik, diharapkan bisa mengurangi beban keuangan negara dan yang kedua membantu mengurangi polusi,” ucap Bamsoet saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan akhir pekan kemarin.

Terlebih, kendaraan listrik juga lebih murah biaya perawatannya. Sebab, mobil listrik tak perlu ganti oli dan sebagainya seperti di mobil konvensional/

“Ini membantu masyarakat jadi lebih efisien karena tidak memiliki biaya perawatan,” sebutnya. (rgr/ddn)

hobijudi.com situs judi bola online resmi terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional, melayani daftar sbobet indonesia di idhoki.com

Moge Honda Siap Hangatkan GIIAS 2018

Jakarta

Sejumlah merek otomotif siap meramaikan pameran Otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 bulan depan. Produk mobil dan motor terbaik sedang disiapkan untuk memanaskan area pameran. Tak terkecuali Honda Astra Motor.

“Iya, kami akan lebih ke big bike. Segmen GIIAS kan soalnya lebih banyak premium dan roda empat. Jadi kita sesuaikan dengan segmen yang ada di GIIAS,” kata Thomas.
Selain itu Thomas mengaku siap memberikan kejutan bagi pengunjung yang hadir di pameran yang berlangsung selama 10 hari tersebut. “Ditunggu saja,” katanya.

Terdapat sedikitnya ada 25 merek kendaraan penumpang dan komersial serta 10 merek motor siap meramaikan GIIAS 2018. Tercatat 40 kendaraan terbaru dan kendaraan konsep akan dirilis berbagai agen pemegang merek.

Dari puluhan model, beberapa di antaranya merupakan mobil yang melakukan debut perdana pertama kali di dunia.

(ruk/ddn) sbobet indonesia bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional

MPV Ini Lebih Murah dari LCGC, Pilih Mana?

Jakarta – Kalau menyebut mobil murah, satu hal yang terlintas adalah mobil Low Cost Green Car (LCGC). Tetapi tak semua mobil LCGC murah.

Mobil-mobil LCGC yang dulu bisa dijual dengan harga di bawah Rp 100 juta kini harganya bahkan tembus Rp 150 jutaan. Tapi mobil murah tidak hanya LCGC. Ada juga mobil MPV yang dijual dengan harga di bawah mobil LCGC.

Saat pertama kali mengumumkan harga jual MPV pertamanya di Indonesia, Wuling memang mengejutkan. Karena MPV di kelasnya dijual dengan harga di atas Rp 150 juta. Sementara Wuling bisa menjual Confero S di bawah Rp 150 juta.

Dalam situs resmi Wuling Indonesia, Confero S dibanderol dengan harga Rp 134,8 juta (OTR Jakarta). Harga ini sudah mengalami dua kali kenaikan. Pertama kali diluncurkan Agustus 2017, Wuling menjual Confero S dengan Rp 128,8 juta.

Harga itu lebih murah daripada LCGC berkapasitas 7 penumpang Toyota Calya. Seperti detikOto lihat dalam situs milik Toyota Astra Motor, Calya paling murah harganya Rp 135,4 juta bahkan termahalnya mencapai Rp 152,95 juta.

Walaupun dijual dengan harga lebih mahal, mobil LCGC Calya tak sepi dari peminat. Calya tipe terendah selama bulan Juni 2018 saja terjual sebanyak 571 unit. Sedangkan Confero S paling murah terjual sebanyak 216 unit.

Kalau Otolovers diberikan pilihan, pilih mobil LCGC seharga MPV atau membeli mobil MPV sekaligus saja? (dry/ddn)

sbobet indonesia bola online terbaik terbesar terpercaya indonesia resmi dan se asia dunia internasional